Monday, November 2, 2009

Sekilas Logika berpikir dengan MDH

Logika Berpikir ( Filsafat ) MDH

Apakah yang dimaksud dengan filsafat ? kata FILSAFAT berasal dari bahas yunani yaitu;PHILOSOPHIE ; PHILO dan SOPHIE yang berarti dua kata PHILO artinya Cinta-Suka dan SOPHIE yang artinya Benar, jadi filosopi atau filsafat artinya : Cinta Kebenaran atau Mencari Kebenaran dalam menganalisa fenomena alam. Perbedaan ini disebabkan oleh kerangka dasar berpikir yang berbeda atau pisau analisa yang berbeda. Sehingga solusi yang ditawarkan juga pasti berbeda.

Kerangka dasar berpikir manusia itu ada 2 yaitu : IDEALIS dan MATERIALIS.
IDEALIS orang yang mengatakan ide lah yang lebih dulu ada daripada materi dan dalam berpikir selalu mengutamakan ide daripada materi.
MATERIALIS : orang yang mengatakan bahwa materilah yang terlebih dulu ada baru ide. Dan dalam berpikir selalu lebih mengutamakan materi dari pada ide.

Apakah ide itu ? ide adalah hasil dari pemikiran manusia.
Apakah Materi itu ? Materi adalah materi menurut alam + segala sesuatu yang ada di alam dan dapat di rasakan oleh panca indra manusia
Cara berpikir manusia terbagi 2 yaitu :
1. Berpikir benar dan teratur
2. Berpikir salah dan tidak teratur

Filsafat Idealis terbagi 2 bagian :
1. Idealis Objektif : kaum agamawan,dsb
2. Idealis Subjektif : Dukun-dukun,peramal,dsb

Filsafat Materialis terbagi atas 4 bagian :
1. Materialis kuno, seperti memuja-muja pohon besar,patung,menganggap ada kekuatan mistik dari dalam sebuah benda.
2. Materialis mekanik : menganggap hidup manusia ini seperti mesin,terus berputar,kadang di bawah kadang diatas.
3. Materialis Metafisik : menganggap sesuatu berdasarkan mental dan fisik dalam melaksanakan sesuatu
4. Materialis Dialektis : lihat hukum dialektika


Hukum Dialektika terbagi atas 6 bagian :
Gerak : segala sesuatu meteri itu bergerak. Tidak ada materi yang diam ( tidak bergerak ) yang tidak pernah bergerak adalah gerak itu sendiri. Ada gerak lambat dan gerak cepat,maju dan mundur.

Saling Hubungan, terbagi atas 5 yaitu :
1. Kontradiksi Dasar
2. Kontradiksi Pokok
3. Kontradiksi Tidak pokok
4. Kontradiksi Antagonis
5. Mutasi Kontradiksi

Perubahan Kuantitas ke Kualitas : setiap materi adalah berubah.tidak ada materi yang tidak berubah yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri.
Hukum Kausal ( Sebab Akibat ) : Sebab segala sesuatu dan apa akibat yang ditimbulkan oleh segala sesuatu

Negasi ke Negasi : dari tiada menjadi tiada ( hukum perkembangan masyarakat )

No comments:

Post a Comment